Monthly Archives: Oktober 2012

Tugas seorang GURU

di bawah ini adalah beberapa tugas pokok seorang guru yang harus dilaksanakan sesuai amanat undang undang

1. Mengajar

Mentransfer ilmu sesuai kompetensi kita kepada peserta didik

Minimal mengajar adalah 24jam, yang kurang dari itu (yang sertifikasi gak dapet dong)

2. Membuat perangkat mengajar

adapun perangkat mengajar yang perlu dimiliki seorang guru adalah :

3. Memberikan Pendidikan Karakter Bangsa

Tujuan nya untuk apa ????? “men bocah dadi wong bener” (biar anak jadi anak yang benar, pinter ning bener.) adapun indikator pendidikan karakter adalah :

4. Memberikan contoh (yang baik)

yang sering terlupakan bahwa guru dituntut untuk memberikan contoh suri tauladan kepada peserta didik dalam istilah jawa GURU = diguGU dan ditiRU, tidak hanya memberi perintah dan himbauan saja tapi memberikan contoh adalah yang lebih baik, NATO = No Action Talk Only 🙂

mungkin ada yang lain lagi, namun saya rasa dengan 4 macam tugas guru diatas kalau kita kerjakan baik baik maka pendidikan dapat berjalan sesuai alur yang dkehendaki oleh bangsa ini. Semoga Allah senantiasa menuntun kita kearah jalan yang lebih baik lagi Amiin

 

Sebuah Catatan tentang LKS Kab

Sebuah catatan dari teman saya Paknug

Sedikit curhat saya pada teman-teman, LKS seinget saya si lomba antar siswa.. bukan antar lomba antar guru, kepsek, apalagi institusi, walaupun tentu saja kebanggaan jelas ada pada diri guru, kepsek, maupun institusi terkait hasil LKS. Jadi menurut saya para guru dan kepsek jangan melibatkan perasaan dan emosi terlalu jauh hingga meninggalkan akal sehat dengan saling curiga apalagi sampai berbuat curang. Saya yakin kita semua INGIN anak didiknya menang LKS namun saya lebih yakin dan percaya bahwa kita semua tentu LEBIH INGIN mengirim anak didik “yang terbaik”, “yang berkarakter”, “yang benar-benar jagoan”, atau “yang juara sejati” -entah itu anak didik kita atau bukan- untuk mewakili Kab. Banjarnegara di ajang LKS Prov di Semarang kelak. Jadi saat LKS Kab ini kita sebaiknya berpikir mengenai lawan-lawan yang akan dihadapi di LKS Prov nanti, harus dihadapi dengan jagowan dan jagowati terbaik dari Banjarnegara. LKS bagi pendapat saya pribadi hanya mercusuar saja (kelihatan bersinar di tengah lautan, tapi setelah didekati belum tentu sekemilau sinar yang dipancarkan… ternyata cuma seonggok batu karang), hanya mewakili sedikit saja dari mutu pendidikan di institusi terkait, jadi juga kurang pas kalo menurut saya jika berpendapat SMK A lebih baik dari SMK B karena menang LKSnya lebih banyak. Kalau di internal si boleh-boleh saja bahkan harus kalo kita bikin slogan dalam menghadapi ajang LKS semacam: “Ayo kita bantai SMK A”, atau “Babat habis SMK B”, tapi hanya untuk membakar semangat dan mengeluarkan potensi terbaik kita dan anak didik kita. Mudah-mudahan LKS Kab Banjarnegara berjalan lancar, kondusif, tambah mempererat kebersamaan kita, dan semoga kita dapat terus saling berbagi untuk kemajuan pendidikan di Banjarnegara (sing nulis padahal udu wong Banjar lho..he3) Mohon dikoreksi kalo ada kata-kata yang salah, karena yang menulis tidak lebih tahu dari yang membaca.